Politik dan Strategi Kekuasaan

Bicara soal politik, Indonesia saat ini kiranya menjadi negara yang patut untuk dijadikan referensi negara lain. Bagaimana tidak, negara kita adalah negara dengan daerah yang luas, kaya akan SDA, suku budaya dan memiliki penduduk yang masuk dalam 5 besar negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Yang perlu di contoh adalah bagaimana politik dan strategi kekuasaan berjalan di Indonesia yang megah ini.

Ironisnya kita justru memiliki para pemimpin yang sulit dipercaya tingkah lakunya. Ketika saya melihat lebih dekat dan lebih dalam terhadap apa yang ada di dalam negara ini, saya melihat bahwa negara Indonesia memiliki sumber daya manusia yang memiliki tingkat kelicikan yang paling tinggi didunia. Namun kelicikannya tidak memiliki backing  pengetahuan yang mendukungnya. Sebenarnya masih banyak negara lain yang lebih licik dibandingkan dengan Indonesia, namun mereka licik dengan menggunakan pengetahuan sehingga kelicikannya menjadi memajukan negaranya. Sedangkan di Indonesia kelicikan ataupun kecurangan lebih memprioritaskan kelompok pribadi yang bersangkutan. Apalagi dengan adanya si Kaya dan si Miskin yang levelnya sangat jauh dibandingkan dengan negara lain.

Mungkin kelicikan ini akibat dari penjajahan yang begitu lama. Sehingga kita menjadi rakyat yang tertekan sehingga sulit untuk berkembang.

Saya pernah membaca sebuah berita yang memberitakan bahwa ketika Indonesia mengirimkan anggota DPR untuk studi banding sistem pemerintahan ke Prancis, mereka (Anggota DPR) mengikuti sebuah seminar di sebuah Universitas terkemuka di sana. Kemudian seorang guru besar di universitas tersebut sebagai pembicaranya, dan mengatakan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki sistem pemerintahan yang jauh berbeda. Khas orang Indonesia, seorang dari Anggota DPR nyeletup dengan mengatakan “kalau begitu kenapa kita harus repot-repot datang kesini”, celotehnya sambil tertawa. Mendengar celetup anggota DPR kita, sang guru besar mengerti melalui translator bahasa. Kemudian dengan nada kesal, guru besar tersebut mengatakan bahwa kurang lebihnya begini “Kalian sangat bodoh, kenapa kalian belajar di negara yang jauh berbeda dengan negara kalian!!” tentu dalam bahasa prancis. Dapat disimpulkan bahwa apa yang sebenarnya DPR lakukan dalam studi banding tersebut? . Tidak sedikit kabar yang beredar bahwa anggota DPR tertangkap basah di negara lain sedang antusias dalam berbelanja, seperti mereka sedang bertamasya. Dengan melihat kisah ini, dapat dibagi menjadi dua titik, pertama titik liciknya dalam menggunakan uang rakyat untuk kepuasan pribadi, dan titik bodohnya mereka semakin membuat bangsa mereka sendiri semakin terpuruk.

Kemudian jika kita melihat lebih dalam lagi bangsa Ini, setiap ada masalah besar dalam dunia elit politik Indonesia seperti korupsi, atau masalah besar lainnya, selalu tidak klimaks dalam penyelesaian hukumnya. Hal ini dikarenakan selalu saja ada masalah lain untuk menutupi masalah tersebut, dari terorislah, skandal artislah, youtubelah dsb. Yang terbaru adalah kasus Nazarudin, bagaimana kasus tersebut kini menjadi sedikit lebih sepi, diantaranya karena banyaknya pemberitaan lain, seperti kasus Prita yang kembali diangkat, kongres PSSI dsb.

Kemudian ketika Andi Nurpati membuat surat palsu kepada MK. Titik mengherankannya sebenarnya bukan di surat palsu itu, melainkan bagaimana mungkin seorang anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada waktu Pemilu lalu, tidak lama setelah Pemilu selesai keluar dari KPU kemudian menjadi anggota partai politik. Sungguh menggelikan.

By the way soal solusi, yang dapat kita lakukan saat ini adalah memulainya dengan baik dari diri kita sendiri. Apa yang dapat kita lakukan untuk diri kita sendiri, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat kita dan terakhir negara kita di ikuti dengan do’a yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Dan yang terpenting adalah jangan membiarkan perkembangan kebodohan berlanjut. Pendidikan adalah poin dari keadaan ini. Wallahu alam bishowab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s