Wawasan Nusantara Dalam Kacamata Mahasiswa

Kita semua tahu bahwa tanah air kita, Indonesia merupakan negara dengan wilayah yang luas, yang memiliki beribu-ribu pulau dan dikelilingi lautan yang memiliki kekayaan sangat berlimpah. Selain itu, kita juga mempunyai kesenian dan kebudayaan, bahasa, dan adat istiadat berbeda-beda yang dikelompokkan menurut suku bangsa Indonesia yang tersebar dari sabang sampai marauke. Singkatnya, kita mempunyai kekayaan dari sumber daya alam dan sumber daya manusia serta sumber daya sosial.

Dengan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sesungguhnya kita dapat menjadi bangsa yang sangat maju yang disegani oleh negara lain. Bagaimana tidak, kita hampir mempunyai semua yang ada di dunia ini, kita bisa membuat apapun yang kita mau dan yang kita inginkan dengan memanfaatkan kekayaan bangsa tentu dari segi yang positif. Akan tetapi, kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia juga dapat menjadi boomerang jika tidak diiringi dengan rasa persatuan dan kesatuan oleh semua warganegaranya. Jika tidak, secara logika, karena kita mempunyai banyak kekayaan serta keragaman sosial dan budaya, kesenjangan (seperti rasa iri, ingin menjadi pemimpin/penguasa, rasa egois dll.) diantara kita tentu memiliki potensi yang besar untuk terjadi.

Untuk mencapai rasa persatuan dan kesatuan, pertama yang bisa kita lakukan adalah bersyukur kepada Tuhan dengan apapun yang kita miliki (dari segi khusus, pribadi dan golongan/suku), agar kita tidak takabur atau sombong yang selanjutnya dapat menimbulkan rasa ingin menguasai yang lain.  Kedua, kita harus memiliki rasa bangga dengan bangsa Indonesia, untuk menuju rasa bangga kita membutuhkan pengetahuan terhadap apa yang kita akan banggakan. Selanjutnya disebut Wawasan Nusantara.

Menurut saya pribadi selaku mahasiswa, melihat apa yang terjadi saat ini di Indonesia, saya sangat prihatin sekaligus heran. Negara Indonesia memiliki banyak sekali masalah yang sangat kompleks, rumit layaknya benang kusut yang sulit untuk di pecahkan dan di cari jalan keluarnya. Kembali ke Wawasan Nusantara, kita terlalu sibuk berbicara, tetapi malas untuk bertindak. Kita terlalu munafik. Coba kita renungkan apa yang sebenarnya kita inginkan dengan kemunafikan yang kita lakukan?. Menurut saya ada 3 besar jawaban, yang pertama adalah karena ingin di sanjung/ di puji seperti kodrat kita sebagai manusia. Yang kedua adalah masalah kekuasaan, sebagai manusia kita memiliki rasa ingin menguasai. Dan yang terakhir, kita memang rajin berbicara tetapi juga rajin malas untuk bertindak. Semuanya adalah kodrat kita sebagai manusia. Namun, kita memiliki otak untuk berpikir, untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Jika ditanyakan bagaimana caranya untuk mengatasi hal ini sesungguhnya kita memiliki jawaban yang sepakat. Namun sekali lagi, kita seringkali mudah dipengaruhi oleh pikiran lain.

Untuk mewujudkan wawasan nusantara yang optimal, sesungguhnya kita membutuhkan suatu usaha besar yang konkrit dari pemerintah. Untuk menumbuhkan rasa bangga yang tinggi terhadap apa yang kita miliki contoh kebudayaan. Yang selanjutnya kita dapat memiliki rasa ingin mempelajari kebudayaan yang kita miliki. Mungkin dengan pameran kebudayaan dari seluruh penjuru negeri yang tidak saja dilakukan dilakukan pada saat hari kemerdekaan namun bisa dilakukan secara rutin, baik di kancah nasional maupun internasional. Karena uang menjadi hal yang paling kita inginkan, yang paling mudah agar rasa ingin belajar kita tinggi yang pertama yang bisa dilakukan adalah iming – iming penghasilan yang tinggi dari kegiatan tersebut. Ya memang ini tidak begitu baik, tapi menurut saya dengan penghasilan yang tinggi akan banyak peminat untuk belajar budaya Indonesia.

Sebagai Warga Negara Indonesia saya sangat bangga dengan semua yang ada di Indonesia. Mari sambil menunggu upaya dari pemerintah, kita memulai untuk menjadi tauladan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mencintai Indonesia, tanah air kita. Mari kita bersyukur kita lahir di Indonesia. Memang banyak negara lain yang hebat, namun itu bukan negara kita, sekali lagi bukan negara kita, sekali lagi bukan negara kita. Negara kita adalah Indonesia Raya. Mari memulai untuk bertindak, mulai saat ini, jangan di tunda. Ayo cinta Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s